Showing posts with label 21 cineplex. Show all posts
Showing posts with label 21 cineplex. Show all posts

Saturday, 29 January 2011

6 Film tentang UFO yang Perlu Anda Tonton Lagi

Jakarta - Jadi, Anda percaya jika crop circle di persawahan Berbah, Sleman, Yogyakarta adalah jejak UFO? Untuk menyempurnakan rasa penasaran Anda, ada 6 film tentang makhluk luar angkasa yang perlu Anda tonton lagi, sekalian untuk mengisi pekan di penutupan Januari 2011.


Gambar

Keenam film tersebut adalah 'Contact', 'The Abyss', 'Fire in the Sky', 'District 9', 'War of the Worlds', dan 'Signs'. Film tersebut cocok disandingkan dengan isu crop circle di Indonesia. Berikut sedikit

gambaran tentang film-film tersebut:

Contact
Film yang tayang pada 1997 ini diangkat dari novel fisikawan mendiang Carl Sagan dengan judul yang sama. Film ini tentang pencarian seorang peneliti muda bernama Ellie Arroway yang mencari kehidupan lain di luar tata surya. Ellie tidak percaya Tuhan setelah orangtuanya meninggal. Sebagai peneliti ruang angkasa, Ellie berhalusinasi mendapatkan panggilan dari ruang angkasa. Pesan tersebut berisi kode yang membuktikan ada kehidupan lain di sana.

The Abyss
Fiksi ilmiah klasik yang rilis pertama kali pada 1989 ini berkisah soal proyek pengangkatan kapan selam nuklir Amerika Serikat yang tenggelam di dasar laut. AS menuduh kapal itu karam akibat ulah Rusia. Maka, tim dari Angkatan Laut AS pun meminta bantuan AL Rusia untuk bersama-sama mengangkatnya. Saat proses pengangkatanitu, mereka melihat penampakan UFO di bawah laut.

Fire in the Sky
Beredar di bioskop pada 1993, film ini bisa dibilang sebagai film tentang UFO yang paling bisa dicerna. Film ini diangkat berdasarkan kisah nyata yang terjadi pada 5 November 1975 di kota Snowflake, Arizona. Seorang penduduk setempat bernama Travis Walton mengaku pernah diculik oleh alien yang menaiki UFO.

Distrik 9
Tayang pada 2009 lalu, film ini berlatar tahun 1982 ketika sebuah pesawat dari luar angkasa yang berisikan populasi alien bernama 'The Prawns' terlihat di Johannesburg, Afrika Selatan. Lalu, 28 tahun kemudian, pesawat itu kembali dengan membawa alien-alien ke bumi. Ternyata, mereka muncul akibat proyek gagal militer AS, yang kemudian disebut 'Distrik 9'. Manusia pun terancam.

War of the Worlds
Film ini merupakan drama sebuah keluarga kecil yang terjebak dalam penyerangan makhluk angkasa berkaki tiga. Adalah Ray Ferrier (Tom Cruise), Robbie Ferrier (Justin Chatwin), dan adik kecilnya Rachel Ferrier (Dakota Fanning) yang menjadi fokus utama sepanjang film. Ray dan istrinya sudah bercerai. Ketika istrinya ingin melakukan perjalanan ke Boston, ia menitipkan dua anak mereka ke Ray. Dua anak yang tidak terlalu dekat dengan ayahnya pasti memunculkan berbagai masalah. Kedekatan mereka mulai diuji ketika makhluk asing datang menyerang. Tanpa peringatan apapun, makhluk asing, sebut saja alien robot berkaki tiga, datang menyerang Amerika.

Signs
Setelah ditinggal mati istrinya, Collen Hess (Kalember) dalam sebuah kecelakaan mobil yang ganjil, Graham Hess (Mel Gibson) hidup bertani di desa kecil Buck County, Pennsylvania. Dia tinggal bersama kedua anaknya Morgan Hess (Rory Culkin) dan Bo Hess (Abigail Breslin) juga adik laki-lakinya, Merrill Hess (Joaquin Phoenix). Suatu hari Graham menemukan 500 jejak kaki yang aneh di ladang jagungnya. Setelah kejadian itu dua anaknya mengalami beberapa kejadian aneh. Mereka melihat bayangan misterius yang dengan cepat menghilang. Graham juga menjadi sering bermimpi tentang saat terakhir hidup istrinya. Graham yang tak lagi percaya Tuhan sejak istrinya meningga, yakin bahwa semua kejadian itu bukanlah kebetulan belaka dan akan mengancam keselamatan keluarganya. Bersama-sama dengan keluarganya dia harus bertahan dari serangan makhluk aneh. Perhatikan adegan ketika mereka harus bersembunyi di ruang bawah tanah sangat menegangkan.

sumber: detikhot

Monday, 14 December 2009

Paranormal Activity - THE MOST SCARIEST MOVIE EVER !!



E! Online, Peter Paras
"One of the decade's scariest films..."

Entertainment Weekly, Owen Gleiberman
"With its this-is-really-happening vibe, Paranormal Activity scrapes away 30 years of encrusted nightmare clichés."

Filmcritic.com, Keith Breese
"...old school, haunted house horror."

Hollywood Reporter, Kevin Lally
"Effective jolts await in this ultra-low-budget haunted-house tale, but audiences will need extraordinary patience."

Film horor "Paranormal Activity" semakin menakutkan bagi para penggemar bioskop Amerika Serikat dan Kanada. Setelah empat pekan dirilis, baru film ini menjadi terlaris. Biasanya film menjadi terlaris di pekan pertama diedarkan.

Film horor lain yang dilansir lebih dulu, "Saw VI", bahkan tidak mampu melampaui "Paranormal Activity". "Saw VI" hanya mampu berada di tempat kedua dengan perolehan hanya US$14,8 juta (Rp 139 miliar). Perolehan "Saw VI" ini kurang dari separuh perolehan rata-rata sekuel "Saw" sebelumnya.

"Paranormal Activity" sendiri secara kualitas teknis pembuatan dianggap dibawah standar Hollywood. Para kritikus menganggap akting para pemain dalam film horor yang sebenarnya diproduksi dua tahun lalu itu pas-pasan.

Meski begitu, semua mengakui bahwa film ini benar-benar menakutkan padahal tidak memperlihatkan karakter-karakter yang aneh atau ajaib.

"this isn't your typical horror movie" Begitulah penggalan-penggalan review kalimat orang yang sudah menonton film ini bertebaran di dunia maya. Paranormal Activity merupakan sebuah film dengan minim budget, hanya menggunakan 1 kamera dengan konsep reality movie. Semua hal dalam film ini nampak real, mulai dari akting para pemain yang memainkan dirinya sendiri sampai konsep kameranya. Kendati menggunakan single cam dan berkonsep reality, namun gambar dalam film ini tergolong rapi. Tidak terlalu dipaksakan untuk terlihat real dengan gambar goyang atau out focus disana-sini.

Bercerita tentang sepasang kekasih yang baru saja membeli sebuah handycam dan pindah ke rumah baru. Mereka merasa ada hal gaib yang mengganggu. Dasar penasaran, mereka malah merekam dan membuktikan sendiri apakah gangguan yang mereka rasakan gaib atau nyata.

Disinilah ketegangan demi ketegangan berlangsung. Tak ada darah dimana-mana, atau penjahat yang menggunakan senjata berbahaya, bahkan tak ada tampilan-tampilan tokoh-tokoh menyeramkan seperti di film Indonesia yang biasanya berupa kuntilanak, tuyul, dan lain sebagainya. Lalu, dimana seramnya? Dimana letak ketegangannya?

Mungkin kita perlu cari tau sendiri jika film ini tayang di Indonesia. Namun sebagai gambaran saja, film yang diproduksi tahun 2007 ini sedang 'nangkring' di box office persis diatas Surrogates dan Toy Story. Bahkan di situs film internasional IMDB.com film ini diberi rating 8 dari 10 dengan trend popularitasnya terus menanjak . Satu lagi, di situs yang sedang populer di kalangan masyarakat, Twitter, Paranormal Activity pun masuk sebagai trending topics, yaitu topik yang hangat dibicarakan. Mencengangkan bukan?

Jika Anda penasaran, bisa melihat situsnya www.paranormalactivity-movie.com. Berhubung film ini merupakan film indie yang kemudian diambil alih oleh Paramount Pictures, maka di website-nya mereka melakukan riset langsung pada penggemarnya untuk mengetahui seberapa besar 'demand' di sebuah negara terhadap film ini. So, click the website and demand it, guys!


ALTERNATIF ENDING:

Versi bioskop dan dvd ternyata da beda ending, ini salah satunya:



Share