Showing posts with label digigit. Show all posts
Showing posts with label digigit. Show all posts

Monday, 11 June 2012

TIPS untuk yg BENCI NYAMUK: Ini rahasianya supaya tidak digigit NYAMUK =)

Dengan kondisi cuaca yang tak menentu seperti ini, nyamuk pun bisa merajalela dengan mudah. Tapi ada cara jitu yang sangat alami agar terjauh dari nyamuk.


Nyamuk perlu dijauhi karena serangga ini bisa membawa penyakit yang mengancam nyawa manusia seperti malaria dan ensefalitis.

Tetapi menurut survei terbaru yang dilakukan oleh OFF! Insect Repellents, hanya 29 persen orang yang mengaku takut pada nyamuk karena alasan kesehatan. Uniknya, 60 persen orang mengaku takut nyamuk karena gigitannya yang membuat gatal bukan efek kesehatannya.

Berikut adalah cara alami yang bisa dilakukan untuk menjauh dari nyamuk seperti dilansir dari Huffingtonpost, Senin (11/6/2012):

1. Hindari Senja dan Fajar

Sebagian besar spesies nyamuk paling suka menggigit mangsanya pada malam hari dan pagi-pagi buta. Jadi pertimbangkan untuk meningkatkan perlindungan diri atau tetap berada di dalam rumah pada waktu-waktu tersebut.

Namun Joseph Conlon, ahli entolomogi di American Mosquito Control Association memperingatkan bahwa spesies lain juga menggigit di waktu-waktu lainnya. "Kapanpun Anda selalu berada dalam menu harian nyamuk," jelasnya.

2. Makan Bawang Putih

Bawang putih telah lama dikabarkan mampu mengusir nyamuk, tetapi tidak ada banyak penelitian yang mendukung klaim tersebut. Bawang putih memang memiliki beberapa manfaat kesehatan berkat antioksidan bernama allicin yang berfungsi memberikan bau dan rasa.

Minyak bawang putih murni ketika dioleskan pada kulit akan mampu mengusir nyamuk selama sekitar 20 menit tetapi baunya cukup menyengat.

3. Serai

Sebuah studi kecil pada tahun 2002 menemukan bahwa penolak nyamuk berbahan serai mampu menghindarkan Anda dari gigitan nyamuk selama 20 menit atau kurang.

4. Bakar Sebatang Lilin

Menurut Conlon, Anda bisa menggunakan lilin serai atau obor teras untuk dekorasi karena keduanya mengeluarkan asap akan membuat nyamuk menjauh, kata Conlon.

5. Menutupi Kulit dengan Pakaian Panjang


CDC merekomendasikan agar Anda memakai baju berlengan panjang, celana, topi dan sepatu yang ujungnya tertutup untuk menutupi bagian kulit Anda yang terbuka.

"Setiap kulit yang terbuka tampak menarik bagi nyamuk,'" kata Conlon.

6. Vitamin B

Menurut Mayo Clinic, mengonsumsi dosis 75-150 miligram vitamin B-1 (thiamin) setiap hari sedikit bisa mengubah aroma Anda sehingga membuat nyamuk menjauh, tapi penelitian tentang hal ini tidak konklusif.

7. Membuang Air yang Sudah Tak Dipakai

Setiap kolam atau genangan air di sekitar rumah atau halaman Anda dapat dengan cepat menjadi tempat bagi nyamuk untuk berkembang.

Mayo Clinic pun merekomendasikan agar Anda menyumbat talang atap, mengosongkan kolam anak-anak, mengganti air mandi dalam sangkar burung setiap minggunya dan memastikan air hujan tidak terkumpul di tempat sampah, pot bunga atau wadah yang tidak terpakai lainnya.

8. Tetap Dekat dengan Kipas Angin

"Nyamuk itu penerbang yang buruk," ungkap Dave Shetlar, seorang profesor entomologi lansekap kota dari Ohio State University.

Oleh karena itu, dekatkan diri Anda dengan kipas yang ada di langit-langit beranda atau restoran yang memilikinya.

9. Singkirkan Alat Pembunuh Serangga/Bug Zapper

Peralatan elektronik untuk mengusir serangga itu lebih mempan bagi serangga yang lebih besar seperti ngengat, bukannya nyamuk, kata Conlon.

Bahkan, seorang profesor entomologi dari Universitas Delaware menerbitkan sebuah penelitian pada tahun 1996 yang menunjukkan bahwa dari 14.000 serangga dibunuh oleh enam alat pembunuh serangga dalam satu musim panas, hanya 31 lalat yang terbunuh. Sedangkan 2.000 serangga diantaranya bermanfaat untuk menjauhkan hama dan yang lainnya bukanlah spesies berbahaya.

Lagipula, nyamuk lebih tertarik pada cahaya yang redup sehingga nyamuk takkan mendekati alat tersebut.

10. Minyak Kayu Putih Lemon

Laporan Konsumen CDC dan outlet lain merekomendasikan produk ini sebagai "penolak nyamuk yang sangat baik" dengan 40 persen konsentrasinya akan menangkal nyamuk dan kutu.

Namun produk ini tidak dianjurkan bagi anak-anak di bawah usia 3 tahun meski hal ini bukan berarti karena faktor toksisitas namun anak-anak di bawah 3 cukup dilindungi dengan cara lain seperti memakaikan baju yang tepat pada anak-anak, katanya.

sumber: detik

Friday, 21 January 2011

[TIPS] Vitamin Agar Tak Digigit Nyamuk !!

Jakarta, Meski hanya serangga kecil, penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk seperti demam berdarah dan malaria sudah membunuh banyak nyawa di seluruh dunia. Beberapa vitamin dapat membantu Anda jauh dari gigitan nyamuk.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0kFBhZOwv7QvCQVsTikRJc7JFusIfDAjD7Fo4jZhYsLmQdcMXayEfmayDySXL-FcmKHi5Q4FxeOHiU7wVETZ8YrkNTiTDK9vSNxlWIh5YOwjhMDVJpFNlLXzelp8i1911im5cbGjwTIE/s1600/nyamuk.jpg

Orang rentan terhadap gigitan nyamuk saat pagi atau fajar (saat matahari terbit) dan sore (saat matahari terbenam) karena serangga bersayap itu memang paling sering mencari makanan pada waktu-waktu tesebut.

Untuk membantu memerangi gigitan nyamuk, ada beberapa nutrisi yang dapat dimasukkan ke dalam makanan sehari-hari agar efisien dalam mencegah gigitan nyamuk.

Beberapa vitamin yang dapat menjauhkan Anda dari gigitan nyamuk seperti dilansir Livestrong, Jumat (21/1/2011) adalah:

1. Vitamin B-1
Vitamin B-1 yang juga disebut tiamin, dapat digunakan untuk membantu mencegah gigitan nyamuk dengan bertindak sebagai penolak. Setelah mengonsumsi tiamin, kulit akan mengeluarkan bau yang tidak disukai nyamuk.

Pyllis A. Balch dalam bukunya Prescription for Nutritional Healing, merekomendasikan mengonsumsi sekitar 75-150 mg vitamin B-1 setiap hari untuk mencegah gigitan nyamuk. Vitamin B-1 dapat ditemukan dalam makanan seperti beras, gandum utuh dan sirup tebu (molasses).

2. Vitamin C (Asam askorbat)
Vitamin C dapat membantu mengurangi inflamasi (peradangan) dan nyeri akibat gigitan serangga, serta mencegah dari gigitan nyamuk.

University of Maryland Medical Center mengatakan bahwa vitamin C juga penting untuk penyembuhan luka di kulit, termasuk luka gigitan nyamuk. Buah yang kaya vitamin C adalah kiwi, sayuran yang dimasak, blueberry, jeruk, strawberry, tomat dan cranberry.

3. Vitamin E
Vitamin E merupakan vitamin antioksidan. Vitamin E membantu memblokir kerusakan akibat radikal bebas, yang dapat mempercepat proses penuaan dan menyebabkan keriput. Vitamin E juga membantu untuk membuat sel darah merah dan meningkatkan perkembangan sel-sel kulit baru dengan meningkatkan sirkulasi darah.

Home Remedy Reference Center mengatakan bahwa vitamin E telah terbukti sebagai salah satu pengobatan terbaik untuk menghindari gigitan serangga. Vitamin E yang dapat membantu mengurangi bengkak dari gigitan nyamuk dapat ditemukan dalam biji jagung dan bunga matahari.

sumber: detik