Showing posts with label sedih. Show all posts
Showing posts with label sedih. Show all posts

Wednesday, 2 May 2012

Siapa Bilang Uang Tak Bisa Membeli Kebahagiaan?



Anggapan yang mengatakan bahwa 'uang tidak bisa membeli kebahagiaan' sepertinya tidak selalu benar. Menurut profesor di Harvard University, uang bisa memberikan kebahagiaan jika diberikan untuk orang lain.

Michael Norton, seorang profesor di Harvard Business School, mengatakan bahwa uang yang dibelanjakan bukan untuk diri sendiri, melainkan orang lain akan mendatangkan kebahagiaan. Tanpa peduli, bagaimana cara membelanjakannya, apa yang diberikan atau berapa banyak jumlahnya.

"Jika Anda berpikir uang tidak bisa membeli kebahagiaan, berarti Anda tidak menghabiskannya dengan cara yang tepat. Anda harus berhenti memikirkan produk apa yang akan dibeli, dan cobalah memberikan sesuatu kepada orang lain, "ujar Norton, seperti yang dikutip dari Huffingtonpost.

"Alasan bahwa uang tidak membuat kita bahagia adalah karena kita selalu menghabiskan pada hal-hal yang salah, dan khususnya kita selalu menghabiskannya untuk diri sendiri. Orang yang yang habiskan uang untuk diri sendiri akan selalu merasa tidak cukup atau puas," jelas Norton lagi.

Pernyataan Norton tersebut bukan berasal dari hasil pemikirannya saja, melainkan juga berdasarkan penelitian di University of British Columbia. Penelitian tersebut menemukan, pelajar yang menghabiskan uangnya untuk orang lain jauh lebih bahagia. Sedangkan bagi pelajar yang menghabiskannya sendiri, tidak terlalu bahagia.

Menurut penelitian yang dikutip oleh Norton, hang-out bersama teman-teman sepulang kantor bukanlah hal yang sia-sia. Kenyataanya, pekerja yang mengeluarkan uangnya saat 'happy our' --jam 4 sore sampai 8 malam-- untuk teman-temannya justru memiliki performa kerja yang baik.

"Uang sering buat kita merasa egois dan kita hanya melakukannya untuk diri sendiri. Tapi membelikan sesuatu untuk orang lain bisa memberikan dampak besar lebih dari uang yang Anda belanjakan sendiri," tutup Norton.

Friday, 15 July 2011

Kenapa kita tidak bahagia.............???



Ada beragam cara untuk bisa merasakan kebahagiaan. Anda bisa merasa bahagia ketika keinginan dan cita-cita Anda terpenuhi. Anda bahagia ketika Anda sedang berada dalam kondisi sehat dan tidak diberikan sakit oleh Yang Maha Kuasa. Anda bahagia ketika kebutuhan Anda dan keluarga bisa terpenuhi. Anda bahagia ketika pasangan Anda begitu mencintai dan menyayangi Anda. Dan masih banyak lagi hal yang sejatinya bisa membawa kebahagiaan untuk Anda.

Namun demikian, tak jarang kita temui orang-orang yang dilimpahi sekian banyak alasan untuk bisa bahagia, tetapi nyatanya ia tidak bisa merasakan kebahagiaan. Mengapa demikian?

Ada sebuah kalimat bijak yang patut kita renungkan,
“Bukan bahagia yang membuat Anda bersyukur, melainkan bersyukur yang membuat Anda bahagia.”

Dalam hidup ini, pasti ada yang akan Anda miliki, dan ada pula yang cukup Anda lihat sebagai milik orang lain. Ada yang datang, dan ada pula yang pergi.
Dalam hidup ini, pasti Anda akan berhasil pada satu dan beberapa hal, tapi boleh jadi Anda gagal dalam satu dan beberapa hal.
Dalam hidup ini, Anda akan tertawa dan Anda juga akan menangis. Maka bagaimana Anda memaknai hidup Anda, terkadang itulah yang justru menipu Anda.

Mengapa Anda tak bahagia?

Pertama, Anda membanding-bandingkan hidup Anda dengan orang lain sehingga yang muncul adalah “rumput tetangga terlihat lebih hijau” di mata Anda. Ini menyebabkan Anda tidak henti-hentinya ngiler melihat kehidupan orang lain. Walhasil, Anda pun merasa kehidupan Anda saat ini tidak lagi menyenangkan dan membahagiakan.

Kedua, yang membuat Anda tak bahagia adalah karena Anda sering berandai-andai tentang masa lalu. Misalnya, “Jika saya dulu … [baca: titik-titik-titik]”. Beragam pilihan hidup yang telah Anda ambil Anda sesali, hidup Anda pun lebih sering diisi dengan “nostalgia” masa lalu yang jelas-jelas tak mungkin akan kembali. Anda pun menjadi setengah hati menjalani kehidupan Anda saat ini.

Sejatinya setiap orang diberikan takaran waktu yang sama setiap harinya: 24 jam! Itulah waktu yang saya jalani dan waktu yang sama itu pula yang Anda jalani. Semoga di waktu yang terus berjalan dan tidak akan kembali ini, kita bisa melewatinya dengan sibuk mensyukuri segala hal yang kita alami, serta sibuk memperkaya arti kehadiran diri kita di muka bumi.
Mari kita syukuri apa yang Anda miliki saat ini… Bila tidak, maka bersiaplah untuk menderita…

Sumber:SuksesMulia @JamilAzzaini

Monday, 18 April 2011

[RECOMMENDED MOVIE] WEDDING DRESS - Film korea yg bisa bikin kamu nangis...

Lagi cari film bagus? coba nonton film korea yg bisa bikin kamu nangis, akting nya luar biasa...











Movie: Wedding Dress
Revised romanization: Wedingdeureseu
Hangul: 웨딩드레스
Director: Hyeong-jin Kwon
Release Date: January 14, 2010
Genre: Drama, Family
Production: Road Pictures
Distribution: Sidus
Language: Korean
Country: South Korea

Cast :
Song Yoon-ah 송윤아 As Mom, Seo Go-eun (엄마, 서고운)
Kim Hyang-ki 김향기 As Daughter, Jang So-ra (딸, 장소라)
Lee Ki-woo (이기우) As Ji-hoon (지훈)
Jeon Mi-seon (전미선) As Ji-hye (지혜)



Film ini bercerita tentang seorang single mother yang berprofesi sebagai perancang dan pembuat wedding dress. Ia mempunyai anak bernama So Ra. So Ra adalah anak yang tertutup, mungkin karena terbiasa hidup sendiri karena ibunya sibuk kerja, So Ra menjadi anak yang penyendiri dan tidak mau bergaul dengan teman-temannya. Karena itulah ia sering bolos les balet karena di tempat les ia harus bertemu dengannya temannya.

Suatu hari sang Ibu tahu bahwa ia terkena penyakit kanker lambung dan hidupnya tak kan lama. Untuk itu kini ia sering menyisihkan waktunya untuk bersama anaknya. Ia sengaja menyembunyikan penyakitna dari So Ra. Namun ternyata So Ra tahu kalau ibunya itu sakit parah dan ia pun bersikap biasa dan pura-pura tidak tahu tentang hal itu.

Keinginan terakhir Ibunya adalah ingin melihat anak satu-satunya itu mempunyai banyak teman dan ingin melihat anaknya menari balet di atas panggung. Dan akhirnya So Ra pun berusaha untuk memenuhi keinginan tersebut.

Film ini sedih banget. Terharu banget ngliat anak setegar So Ra. Ia tahu bahwa ibunya sakit tapi tetap menunjukkan wajah cerianya pada sang Ibu, dan setelah itu akan menangis diam-diam. Salut deh ngeliat anak sekecil itu tapi berusaha untuk tegar agar ibunya tidak sedih.

Paling sedih pas adegan terakhir, pas So Ra bangun tidur di pelukan ibunya, sebenernya dia udah tahu kalo Ibunya 'udah ga ada', tapi dia pura-pura ga tahu trus ngajak ibunya ngobrol, sedih banget.... Dan Ibunya ninggalin hadiah terakhir untuk So Ra yaitu sebuah wedding dress rancangan ibunya yang nantinya akan dipakai So Ra ketika So Ra akan menikah.

Thursday, 25 November 2010

[MENAKJUBKAN] Bentuk Darah Manusia Ketika Sedang Berdoa, Sedih, Jatuh Cinta dan Takut

Sebuah penelitian dilakukan oleh pakar EFT untuk menunjukkan bagaimana kondisi darah manusia disaat normal, sedih, gembira, jatuh cinta dan saat berdoa. Oke, kita lanjutkan saja. Pakar EFT tersebut mengambil sampel darah seorang pasien (Rebecca) kemudian memotretnya dengan menggunakan “darkfield microscope” yang dihubungkan dengan monitor komputer. Dan tampaklah perubahan drastis pada darah Rebecca tersebut setiap kali emosinya berubah. Berikut ini adalah foto darah seorang Rebecca sebelum dan sesudah melakukan EFT.





Kemudian Rebecca melakukan EFT lagi dan mengundang emosi “sedih” dengan cara memikirkan saat-saat sedih sampai dia menangis, lalu sang pakar EFT ( Dr. Felicy) mengambil sampel darahnya lagi.

Kondisi darah saat sedih ( sel darah begerak cepat dan berbentuk air mata )




Lalu Rebecca menggunakan EFT untuk mengundang energi “cinta” untuk memasuki tubuh dan darahnya. Dan seketika darahnya kembali normal, dan sel-sel darah bergerak dengan indah dan timbul substansi yang berkilauan dalam cairan darah.

Kondisi darah saat merasakan cinta :
( sel darah bergerak pelan dan cenderung berkumpul )


Kemudian seorang Rebecca mengundang rasa takut dan memikirkan kejadian menakutkan yang pernah ia alami. Dan sel-sel dalam darahnya bergerak tidak beraturan dengan sangat cepat (ditunjukkan pada gambar dibawah dimana terlihat sel-sel darah saling berjatuhan). Mungkin ini adalah akibat dari produksi adrenalin sebagai reaksi normal atas rasa takut.

Kondisi darah saat merasa takut




Lalu Rebecca mecoba untuk memikirkan “sifat feminine Tuhan”. Dalam keyakinan agamanya ia sebut “divine mother”, sifat penyayang, penyantun dan pemelihara ( dalam islam disebut sifat “Jamaliah” Allah). Dan memohon kepada-Nya untuk menyalurkan energi feminine itu kedalam tubuh dan darahnya. Saat berdoa tersebut, Rebecca merasakan seperti ini “saya merasakan gelombang energi yang begitu besarnya menyelimuti diri saya, saya sampai menangis bahagia karenanya”, begitu Rebecca tersebut menggambarkan pengalamannya.

Saat sampel darah Rebecca diambil setelah berdoa dan merasakan pengalaman religius itu, kemudian dilihatkan dibawah mikroskop yang dihubungkan dengan komputer, semua yang hadir dilaboratorium itu seketika terdiam dan terpana karena melihat komdisi darah yang sama sekali berbeda dengan yang lain, cairah darahnya sangat cerah, gerakan sel darah sangat tenang seakan bergerak dengan penuh kedamaian, muncul banyak substansi yang berkilauan. Di dalam sel darah terdapat substansi yang bercahaya dan berdenyut seperti denyutan jantung mini.


Kondisi darah saat “berdo’a”
(timbul substansi putih berkilauan dan darah bergerak pelan dan sangat teratur)

Saturday, 20 November 2010

Yang lagi meratapi NASIB JELEK, HARUS BACA !!

Ngebakar Semangat Banget Setelah Liat Foto InI

If you think you have huge tension, look at them...


If you think your job is tough, how about him...


If you think your salary is low, how about her?


If you think you don't have many friends, ask yourself if you have one sincere friend...as. .. this Dog..


You think, study is a burden, how about her?


When you feel like giving up, think of this man..


If you think you suffer in life, do you suffer as much as he does?


If you complain about your transport system, how about them?


If your society is unfair to you, how about her?


Di saat kita kecil dimanja dan di sayang,
manjakah mereka?


kita sering mengeluh tentang makanan disaat ia sedang membayangkan makan happy meal


Masihkah Kita berfikir untuk membentak ibu kita?


bersyukurlah dengan apa yang kita dapat saat ini

Always 'be positive'...... No Matter What!!!!

sumber