Showing posts with label taiwan. Show all posts
Showing posts with label taiwan. Show all posts

Friday, 25 May 2012

Payudara turis Taiwan charmian chen terbuka, bajunya dipeloroti monyet di Bali

Mahasiswi Taiwan mendadak menjadi model dan terkenal setelah berlibur di Bali. Ia digerayangi oleh beberapa monyet, bajunya ditarik-tarik sampai payudaranya terbuka. Peristiwa itu kebetulan ada yang mengadikannya dengan kamera, lalu fotonya beredar ke seluruh dunia.

Charmian Chen,mahasiswi yang dimaksud, baju atasnya di tarik oleh monyet saat Chen menikmati monkey forest di daerah Ubud. Mungkin monyet tersebut merasa Chen terlalu banyak mengenakan pakaian. Tentu hal ini mengejutkan dan membuat malu Chen. Wajahnya merah merona saat itu.

Rupanya kejadian ini dipicu oleh jagung yang jatuh ke arah Chen. Gambar kejadian telah menjadi berita utama di stasiun televisi Taiwan. Telah pula menyebar ke seluruh dunia, muncul di situs blog dan forum di AS dan Inggris.












Sumber:
http://www.berita2.com/daerah/bali/11132-payudara-turis-taiwan-terbuka-bajunya-dipeloroti-monyet-di-bali.html

Sunday, 10 October 2010

Indofood Tanggapi Larangan Indomie di Taiwan

Indofood Tanggapi Larangan Indomie di Taiwan
Produk yang diberitakan bukanlah mie instan ICBP yang ditujukan untuk pasar Taiwan

VIVAnews - Produsen Indomie menegaskan bahwa produk mie instan mereka yang diekspor ke Taiwan telah sepenuhnya memenuhi persyaratan dari pihak berwenang setempat. Pihak produsen tengah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjamin bahwa produk Indomie yang dijual di Taiwan selama ini aman untuk konsumen.


Demikian pernyataan dari produsen Indomie, PT Indofood CBP Sukses Tbk (ICBP). Pernyataan itu menanggapi pemberitaan di media massa Taiwan baru-baru ini mengenai bahan pengawet Indomie yang dinyatakan terlarang.

Pihak berwenang Taiwan Jumat pekan lalu mengumumkan penarikan semua produk mie instan Indomie dari pasaran karena diduga mengandung sejumlah unsur yang berbahaya. Selain di Taiwan, dua jaringan supermarket terkemuka di Hong Kong untuk sementara waktu juga tidak menjual mie instan yang populer di Indonesia itu.

Menurut laman harian Hong Kong, The Standard, pihak berwenang di Taiwan menyatakan bahwa Indomie yang dijual di negeri mereka mengandung dua bahan pengawet yang terlarang, yaitu methyl p-hydroxybenzoate dan benzoic acid. Dua unsur itu hanya boleh digunakan untuk membuat kosmetik.

Sebagai produsen Indomie, ICBP meluruskan berita demikian. "Produk mie instan yang diekspor oleh Perseroan ke Taiwan telah sepenuhnya memenuhi peraturan dari Departemen Kesehatan Biro Keamanan Makanan Taiwan," demikian pernyatan tertulis ICBP yang diterima VIVAnews, Senin 11 Oktober 2010.

ICBP berkeyakinan bahwa pemberitaan mengenai mie instan yang muncul di media massa Taiwan "bukanlah produk mie instan ICBP yang ditujukan untuk pasar Taiwan."

ICBP telah mengekspor produk mie instan ke berbagai negara selama lebih dari 20 tahun. "Perseroan senantian berupaya memastikan bahwa produknya telah memenuhi peraturan dan ketentuan keselamatan makanan yang berlaku di berbagai negara dimana produk mie instannya dipasarkan," lanjut ICBP.

Direktur ICBP, Taufik Wiraatmadja, bahwa pihaknya telah sepenuhnya memenuhi panduan dan peraturan yang berlaku secara global, yang ditetapkan oleh CODEX Alimentarius Commission, yaitu sebuah badan internasional yang mengatur standar makanan.

"Terkait pemberitaan ini, saat ini kami tengah meninjau situasi di Taiwan, dan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan konsumen kami di Taiwan dan di berbagai negara lain," kata Wiraatmadja. (hs)

[HATI HATI] Indomie di BLACKLIST di Taiwan !!

Setelah Departemen Kesehatan dan Makanan Taiwan melakukan raziah mendadak ke beberapa toko Indonesia, menyatakan mie instant produksi Indonesia berbahaya dan dilarang jual. Menurut test yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan Taiwan, Indomie memiliki 2 bahan pengawet yang tidak lolos dalam klafikasi barang import yaitu mie instant yang memiliki bahan pengawet Hydroxy methyl benzoate dan bumbu instant dengan bahan pengawet Benzoic acid.


Kepala administrasi bagian medicine food Wang Shu Fen menyatakan Hydroxy methyl benzoate biasanya dipakai untuk bahan kosmetik lotion, Taiwan sendiri melarang memakai bahan pengawet ini di dalam makanan sedangkan Benzoic Acid dipakai untuk bahan pengawet makanan tapi dilarang dipakai di mie instant. Bahan pengawet ini jika konsumsi berkepanjangan akan merusak kinerja liver, sakit maag, muntah dan keracunan Asidosis metabolik (代謝性酸中毒)

Di Taiwan beredar dua kualitas berbeda

Di Taiwan sendiri, beredar dua kualitas berbeda yaitu kualitas layak ekspor dan kualitas dalam negri. Belum diketahui pelarangan mie instant ini untuk seluruh kualitas atau hanya kualitas dalam negri yang sempat “lolos” ke luar negri.

“Tamparan” keras oleh Depkes Taiwan tentu saja tidak hanya dirasakan oleh para penjual, tetapi lebih terasa oleh pemerintah Indonesia sendiri mengenai quality control produk ekspor. Bagaimana cara produk dalam negri bisa lepas ke luar negri, menjadi pertanyaan yang harus dijawab oleh pemerintah Indonesia!

Dibalik kejadian ini, jika Depkes Taiwan menyatakan produk mie instant Indonesia berbahaya untuk dikonsumsi, bagaimana di Indonesia? Apakah pemerintah Indonesia tidak peduli dengan kesehatan penduduknya? Sedangkan kita tahu produk yang kali ini di “blacklist” oleh pemerintah Taiwan, hampir dikonsumsi oleh setiap pelosok masyarakat Indonesia.