Showing posts with label ditemukan. Show all posts
Showing posts with label ditemukan. Show all posts

Monday, 16 July 2012

Mahasiswa Malang Ciptakan Vaksin Anti Diabetes


Vaksin Anti Diabetes dari Mahasiswa Malang



Enam mahasiswa Pendidikan Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, berhasil menciptakan diabevaksin. Vaksin yang ditujukan untuk menangkal penyakit diabetes ini telah diujicobakan di laboratorium terhadap tikus. "Hasilnya, indikator kerusakannya turun," kata Makhyan Jiblil Al Farabi, Jumat, 13 Juli 2012.

Vaksin ini diciptakan bersama Agustin Capriati, Laili Fitri Ni''amita, Annisa Maulidia Mahdi, Sri Ratna Widyati dan Fetero Negeo. Penelitian ini dilakukan beberapa bulan dengan biaya pemerintah sebesar Rp 10 juta. Kini mereka tengah mengajukan hak paten atas vaksin temuannya.

Vaksin berbahan AGE BSA protein terglikasi KLH, yakni bahan diambil dari moluska ini tengah dilakukan penelitian terhadap kultur manusia. Selanjutnya, akan diproduksi secara massal bekerja sama dengan perusahaan farmasi. "Kemungkinan dipasarkan Biofarma 2018 hingga 2020 mendatang," ujarnya.

Diabevaksi, menurut Makhyan, bisa disuntikkan kepada anak usia 6-10 tahun. Usia tersebut dianggap paling ideal untuk kekebalan tubuh karena sistem imunitas tubuh telah berkembang, sehingga anak yang mendapat vaksinasi akan terlindungi seumur hidup. Vaksinasi membuat seseorang tak membutuhkan pengobatan saat kondisi tubuhnya terserang diabetes.

Kementerian Kesehatan memperkirakan pada 2020, jumlah penderita diabetes mencapai 7 juta jiwa. Penyebabnya, pola makan yang salah serta kurang olahraga. Apalagi masyarakat Indonesia cenderung mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dalam jumlah besar dan minum dengan kandungan gula tinggi. Zat yang terkandung dalam gula dan bahan pangan itu menjadi penyebab diabetes.

"Vaksinasi akan memperkuat antibodi untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Menekan kematian akibat diabetes," ujarnya. Vaksin ini, katanya, juga akan dikembangkan dengan ekstrak jamur tiram yang berkhasiat untuk memulihkan pangkreas yang rusak. Sebab, penderita diabetes juga mengalami kerusakan pada pankreasnya.

Ekstrak jamur tiram ini bisa memulihkan pankreas secara bertahap. Pankreas, katanya, bisa ditambal hingga pulih. Atas penelitian ini, mereka mendapat medali emas dalam Pekan Ilmiah Nasional ke 25 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
sumber

Saturday, 6 August 2011

Heboh! Ditemukan Ular Sepanjang 100 kaki di Pedalaman Kalimantan





foto ular terbesar di dunia, ular nabau kepala naga, ular kalimantan
Kalo dengar kata 'ular' apa yang anda bayangkan?
Bodi yang meliuk-liuk yang siap mengejar kemanapun anda pergi, serta betapa mematikannya bisa si hewan ajaib ini.
Tapi biasanya yang namanya ular berbisa badannya tidak terlalu besar, namun ada lho ular besar yang panjangnya mencapai 100 kaki atau jika dikonversikan sekitar 30 meter lah. *nah lho* tinggi rumah anda saja berapa?

Penduduk desa yang tinggal di sepanjang sungai Baleh di Borneo (Kalimantan) merasa yakin bahwa makhluk mitos yang disebut Nabau berkepala naga dan memiliki tujuh lubang hidung dengan panjang 100 kaki telah kembali ke sungai tersebut.

Ketakutan warga akan hal itu berdasarkan sejumlah foto yang menampilkan keberadaan ular raksasa yang tengah berenang di sepanjang aliran sungai. Foto-foto tersebut diabadikan oleh seorang anggota tim monitoring bencana banjir saat berada di sebuah helikopter.

Keaslian akan foto-foto tersebut telah menjadi perdebatan yang hangat. Bahkan surat kabar di Kuala Lumpur, New Straits Times meminta para pembaca agar memutuskan sendiri keaslian foto-foto tersebut. Saat ditunjukkan foto-foto itu, sejumlah warga desa mengklaim pernah melihatnya dan kata mereka itu adalah monster Nabau, seekor monster laut purba yang menurut kepercayaan mereka berubah wujud menjadi berbagai jenis hewan.
Mengerikan ya?

Sejumlah orang yang dimintai tanggapannya menepis dugaan bahwa ular itu adalah sebatang balok kayu. “Balok kayu tidak akan bisa meliuk seperti itu, ” ujar seorang warga. Sementara itu, ada yang beranggapan foto-foto tersebut adalah hasil rekayasa komputer. Yang lainnya menilai itu adalah sisi dalam sungai Baleh yang bewarna cokelat keruh.
foto ular terbesar di dunia, ular nabau kepala naga, ular kalimantan,
Apapun tanggapan mereka, penduduk desa merasa yakin bahwa benda yang ada di dalam foto itu meliuk mengikuti aliran sungai. Sebelumnya di awal tahun ini, para ilmuwan telah menemukan fosil seekor ular besar yang mampu menelan bus (wuiiih, lebih gede lagi nih...!!! Zzz).

Monster sepanjang 45 kaki yang diberinama Titanoboa itu sangat besar dengan berat 1,25 ton di hutan tropis Amerika Selatan 60 juta tahun silam, persisnya 5 juta tahun pasca punahnya dinosaurus. (ternyata sudah lama sekali)

Percaya ngak percaya.. Eng ing eeeeng.....
Silahkan dilihat-lihat sendiri
Yang penting kita dah tahu ternyata ada ular sebesar itu ya :)

http://adf.ly/C4Mc

Friday, 24 September 2010

Yuk Lihat Ruang Rahasia Bawah Tanah di Stasiun K.A. Tanjung Priok

TEMPO Interaktif, Jakarta - Sebuah lubang bawah tanah ditemukan di Stasiun Kereta Api Tanjung Priok. Penemuan ini terkait penggalian yang tengah dilakukan tim penelitian arkeologi dari Universitas Indonesia dan Universitas Gajah Mada di tempat itu. Menurut Kepala Suku Dinas Kebudayaan Pemerintah Kota Jakarta Utara, Nanny Ophir Yani, penggalian hari ini memasuki hari ke enam.



Selama ini isu yang berkembang adalah ruangan bawah tanah itu merupakan sebuah bunker dan terowongan yang terhubung hingga ke kepulauan Seribu.

"Saya belum berani bilang itu ruangan apa, yang pasti memang ada ruang bawah tanah di sana," kata Nanny.


Menurut Nanny, sebenarnya informasi mengenai adanya ruang bawah tanah di bawah Stasiun Tanjung Priok sudah diketahui sejak lama, namun wacana untuk melakukan penelitian baru berkembang setelah stasiun direnovasi pada 2009. Sebelumnya, Stasiun Tanjung Priok yang merupakan situs bersejarah kondisinya kumuh dan sering digunakan sebagai tempat tinggal tunawisma.

"Stasiun Tanjung Priok dibangun oleh pemerintah Belanda sebagai pilot project untuk stasiun-stasiun di Belanda," kata Nanny lagi. "Berdasarkan hasil penelitian sementara, dulu di depan stasiun tersebut yang sekarang menjadi Pelabuhan Tanjung Priok ada satu stasiun lagi."

Kemarin, Kamis (4/3) Walikota Jakarta Utara Bambang Sugiyono didampingi Nanny, Kepala Stasiun Tnjung Priok, dan Camat Tanjung Priok mendatangi Stasiun tanjung Priok.