Showing posts with label gaya kucing. Show all posts
Showing posts with label gaya kucing. Show all posts

Wednesday, 27 July 2011

Parasit pada Kucing Diduga Meningkatkan Risiko Kanker Otak

Montpellier, Prancis, Parasit toksoplasma sering dijumpai pada kotoran kucing dan bisa menempel di mana-mana lalu menular ke manusia. Bukan cuma berbahaya bagi ibu hamil, parasit ini diduga juga bisa meningkatkan risiko kanker otak pada orang yang tertular.
http://cache.gawker.com/assets/images/consumerist/2009/10/giant_cat_01.jpg
Sebuah penelitian yang dilakukan para ahli dari CNRS Institute di Montpellier mengungkap, negara-negara dengan tingkat infeksi toksoplasma tinggi cenderung lebih banyak memiliki kasus kanker otak. Padahal hasil pengamatan ini sudah disesuaikan dengan faktor lain, termasuk tingkat penghasilan.

Pada binatang, infeksi toksoplasma memang sudah terbukti mempengaruhi otak. Selain memicu kanker, infeksi parasit ini juga menyebabkan peribahan perilaku, misalnya pada tikus jadi tidak punya rasa takut sehingga mudah diterkam dan dimangsa oleh kucing.

Sementara pada manusia, selama ini yang dinilai berisiko hanya ibu hamil karena dikhawatirkan bisa berakibat fatal pada kesehatan janin. Dengan hasil penelitian terbaru tersebut, maka orang dewasa juga bisa mengalami peningkatan risiko yang fatal akibat infeksi toksoplasma.

Meski demikian, para peneliti mengaku baru melihat adanya hubungan namun belum membuktikan bahwa kucing bekserta parasit toksoplasma pada kotorannya merupakan pemicu kanker otak. Bagaimanapun, untuk menyimpulkan hal itu harus ada penelitian lebih lanjut.

"Setidaknya dengan mengetahui adanya hubungan antara toksoplasma dengan kanker otak, ada peluang lebih besar untuk menekan risiko kanker otak," ungkap salah seorang peneliti, Frederich Thomas seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (27/7/2011).

Sedangkan untuk mengurangi risiko infeksi toksoplasma pada manusia, para peneliti menyarankan untuk sering-sering membersihkan kucing maupun hewan peliharaan lainnya. Selain itu, hindari makan daging setengah matang dan menghirup debu atau apapun yang mungkin terkontaminasi kotoran kucing.

Wednesday, 7 October 2009

Saat Gempa Perlu Meniru Gaya Kucing

Saat Gempa Perlu Meniru Gaya Kucing

Bencana gempa bumi yang kerap terjadi akhir-akhir ini telah menimbulkan ribuan korban jiwa dan luka-luka. Tingginya jumlah korban akibat panik saat terjadi gempa, di mana banyak orang secara spontan berusaha pindah dari posisi semula tanpa menyadari bahaya di sekitar.

Mungkin para korban akan selamat jika tidak panik dan mengikuti langkah-langkah penyelamatan diri yang benar. Doug Copp, Kepala Penyelamat dan Manajer Bencana dari American Rescue Team International (ARTI), Tim penyelamat paling berpengalaman di dunia, menerbitkan artikel yang berisi tips yang mungkin dapat menyelamatkan nyawa anda dari gempa bumi.

Hampir semua orang yang hanya menunduk dan berlindung pada saat bangunan runtuh meninggal karena tertimpa runtuhan. Sebaiknya anda mengambil posisi meringkuk saat gempa, seperti yang dilakukan kucing, anjing dan bayi sebagai insting alami untuk menyelamatkan diri. Jangan berlindung di bawah suatu benda karena badan anda akan remuk. Anda dapat bertahan hidup dalam ruangan yang sempit. Ambil posisi di samping suatu benda, di samping sofa, di samping benda besar yang akan remuk sedikit tapi menyisakan ruangan kosong di sebelahnya.

Jika anda berada di tempat tidur pada saat gempa terjadi, bergulinglah ke samping tempat tidur. Ruangan kosong yang aman akan berada di samping tempat tidur. Jika terjadi gempa dan anda tidak dapat keluar melalui jendela atau pintu, maka berbaringlah meringkuk di sebelah sofa atau kursi besar.

Jangan berdiri di belakang pintu saat gempa. Jika pintu tersebut rubuh ke depan atau ke belakan anda akan tertimpa langit-langit di atasnya. Jika pintu tersebut rubuh ke samping, anda akan tertimpa dan terbelah dua olehnya. Dalam kedua kasus tersebut anda tidak akan selamat.

Jangan pernah lari melalui tangga, karena tangga memiliki "momen frekuensi' yang berbeda dengan bangunan utama. Tangga akan menjadi bagian bangunan yang paling mungkin untuk rusak. Bahkan jika bangunan tidak runtuh, jauhilah tangga.

Jika anda berada di dalam kendaraan saat gempa, keluar dan berbaringlah di sebelah kendaraan anda. Saat gempa, semua kendaraan memiliki ruangan kosong yang aman setinggi satu meter di sampingnya, kecuali kendaraan yang tertimpa langsung oleh kolom jalan tol.

Berdirilah di dekat dinding paling luar dari bangunan atau di sebelah luarnya jika memungkinkan. Akan lebih aman untuk berada di sebelah luar bangunan daripada di dalamnya. Bangunan dari kayu adalah tipe konstruksi yang paling aman selama gempa bumi. Kayu bersifat lentur dan bergerak seiring ayunan gempa. Jika bangunan kayu ternyata tetap runtuh, banyak ruangan kosong yang aman akan terbentuk

sumber: "Kedaulatan Rakyat".