Showing posts with label insomnia. Show all posts
Showing posts with label insomnia. Show all posts
Monday, 20 June 2011
Saturday, 9 April 2011
Penyakit Insomnia dan Pencegahannya
Pada dasarnya manusia membutuhkan sepertiga waktu hidupnya atau sekitar 6-8 jam sehari. Secara alami dan otomatis jika tubuh lelah maka kita akan merasa mengantuk sehingga memaksa tubuh kita untuk beristirahat secara fisik dan mental.
Menurut penelitian, orang yang tidur selama 6,5 sampai 7,5 jam dalam sehari akan memiliki hidup yang lebih panjang dari pada yang tidurnya hanya memakan waktu kurang dari 6,5 jam atau lebih dari 8 jam perhari.
Apasih tidur itu?
Tidur adalah merupakan suatu kondisi istirahat alami yang dialami oleh manusia dan hewan-hewan lainnya yang sangat penting untuk kesehatan.
bagaimana kah tahapannya?
1. Awal
2. Non rapid eyes movement (non-rem)
3. Rapid Eyes Movement (rem)
4. Dream Sleep
Lalu apa gunanya kita tidur cukup?
1. Regenerasi sel-sel tubuh yang rusak menjadi baru.
2. Memperlancar produksi hormon pertumbuhan tubuh.
3. Mengistirahatkan tubuh yang letih akibat aktivitas seharian.
4. Meningkatkan kekebalan tubuh kita dari serangan penyakit.
5. Menambah konsentrasi dan kemampuan fisik.
Lalu apakah Insomnia itu?
Insomnia adalah suatu gangguan tidur yang memiliki gejala lesu sepanjang hari karena kekurangan waktu tidur. Umumnya penderita insomnia akan sulit tidur jika terbangun di malam hari.
Bagaimana seseorang bisa terkena insomnia?
1. Faktor fisik seperti karena sedang sakit pilek, asma, sinus, dan lain-lain.
2. Faktor lingkungan yaitu seperti adanya aroma tidak sedap, polusi suara yang bising, asap, lingkungan sosial yang sedang tidak aman.
3. Faktor gaya hidup tidak sehat seperti akibat rokok, minuman keras, obat kuat, dsb.
4. Faktor psikologis yaitu seperti stres yang terus-menerus.
5. Faktor prikiatris akibat rasa depresi yang dialami seseorang.
Insomnia sendiri ada 3 jenis:
1. Insomnia transient yang bersifat sementara
2. Insomnia jangka pendek yang dapat berlangsung selama beberapa minggu
3. Insomnia kronis yang dapat diderita selama lebih dari tiga minggu
Berikut ini beberapa cara untuk menghindari Insomnia
1. Menjalani pola hidup sehat misalnya tidak merokok, tidak begadang, tidak memakai narkoba, tidak minum alkohol, dll.
2. Memiliki jadwal tidur yang cukup dan normal.
3. Memilih lingkungan yang tenang, sehat dan nyaman untuk tidur.
4. Berolah raga secara rutin dan teratur.
5. Makan secara teratur, sehat dan cukup agar selama tidur tidak lapar.
6. Hindari minum terlalu banyak minuman yang mengandung kafein seperti kopi, coklat, teh, dsb.
Tuesday, 5 April 2011
[Must Read] Wow.. Inilah 5 Camilan Sehat Pengundang Kantuk [Untuk Yang Sulit Tidur]
5 Camilan sehat pengundang kantuk.

Asupan Penghantar Tidur.mungkin agan Termasuk orang yang sulit tidur? Sering mengisi malam dengan mengunyah camilan dan ngaskus, karena agan berpikir lapar adalah pemicunya? Jika ini yang terjadi, masalah tidur bisa juga mengganggu niat agan untuk memiliki lingkar pinggang yang ramping. Ayo, hantarkan tubuh agan ke alam mimpi dengan 5 ‘obat tidur’ alami ini :
Baik yang segar atau pun kering, ceri merupakan satu-satunya sumber melatonin yang ada dalam makanan. Melatonin adalah senyawa yang mengontrol jam internal tubuh untuk mengatur tidur. Para peneliti menyarankan untuk mengonsumsi ceri satu jam sebelum waktu tidur atau sebelum berpergian jika kita mau tidur di pesawat.
2. Pisang.

Potasium dan magnesium adalah zat alami yang mampu membuat otot rileks. Dan buah kuning ini memiliki keduanya. Plus, pisang juga mengandung asam amino L-tryptophan, yang nantinya akan diubah dalam otak menjadi 5-HTP. Kemudian, giliran 5-HTP akan diubah menjadi serotonin (hormon pemberi rasa nyaman) dan melatonin.
3. Roti panggang.

Asupan kaya karbohidrat akan memicu produksi insulin, dan menyebabkan kita mengantuk dengan mempercepat pelepasan serotonin dan tryptophan. Kedua senyawa ini bertugas membuat kita rileks dan mengatar kita cepat ke alam mimpi.
4. Oatmeal.

Layaknya roti panggang, satu mangkuk oatmeal akan mendongkrak naiknya gula darah yang nantinya meningkatkan produksi insulin dan melepaskan zat otak pembuat kantuk. Tak hanya itu, oatmeal juga kaya akan melatonin.
5. Susu hangat.

Seperti pisang, susu mengandung asam amino L-tryptophan, yang berubah menjadi 5-HTP dan melepaskan serotonin yang menenangkan. Tingginya kadar kalsium dalam susu juga membantu kita cepar tertidur.
Tweet
Asupan Penghantar Tidur.mungkin agan Termasuk orang yang sulit tidur? Sering mengisi malam dengan mengunyah camilan dan ngaskus, karena agan berpikir lapar adalah pemicunya? Jika ini yang terjadi, masalah tidur bisa juga mengganggu niat agan untuk memiliki lingkar pinggang yang ramping. Ayo, hantarkan tubuh agan ke alam mimpi dengan 5 ‘obat tidur’ alami ini :
Baik yang segar atau pun kering, ceri merupakan satu-satunya sumber melatonin yang ada dalam makanan. Melatonin adalah senyawa yang mengontrol jam internal tubuh untuk mengatur tidur. Para peneliti menyarankan untuk mengonsumsi ceri satu jam sebelum waktu tidur atau sebelum berpergian jika kita mau tidur di pesawat.
2. Pisang.
Potasium dan magnesium adalah zat alami yang mampu membuat otot rileks. Dan buah kuning ini memiliki keduanya. Plus, pisang juga mengandung asam amino L-tryptophan, yang nantinya akan diubah dalam otak menjadi 5-HTP. Kemudian, giliran 5-HTP akan diubah menjadi serotonin (hormon pemberi rasa nyaman) dan melatonin.
3. Roti panggang.
Asupan kaya karbohidrat akan memicu produksi insulin, dan menyebabkan kita mengantuk dengan mempercepat pelepasan serotonin dan tryptophan. Kedua senyawa ini bertugas membuat kita rileks dan mengatar kita cepat ke alam mimpi.
4. Oatmeal.
Layaknya roti panggang, satu mangkuk oatmeal akan mendongkrak naiknya gula darah yang nantinya meningkatkan produksi insulin dan melepaskan zat otak pembuat kantuk. Tak hanya itu, oatmeal juga kaya akan melatonin.
5. Susu hangat.
Seperti pisang, susu mengandung asam amino L-tryptophan, yang berubah menjadi 5-HTP dan melepaskan serotonin yang menenangkan. Tingginya kadar kalsium dalam susu juga membantu kita cepar tertidur.
Subscribe to:
Posts (Atom)

