Showing posts with label circle. Show all posts
Showing posts with label circle. Show all posts

Monday, 31 January 2011

[pic + video] UFO Terekam di Crop Circle Magelang

Pasca penemuan crop circle di Magelang, Jawa Tengah, kemarin, seorang warga tak sengaja mengabadikan benda aneh yang terbang di sekitar lokasi menggunakan kamera telepon
seluler. Gambar tersebut diambil Tanto, salah satu warga sekaligus santri di Pondok Pesantren Hidayatul Muhtadin, Dusun Kumbangan, Desa Banyusari, Kecamatan Tengal Rejo, kemarin. Terlihat benda berwarna hitam di atas area penemuan crop circle. Menurut Tanto, saat itu dia sedang iseng memotret area penemuan crop circle, tanpa disengaja menangkap benda aneh di angkasa. Titik hitam pipih tersebut serupa dengan penemuan oleh warga Gunung Kidul, pekan lalu.


Meski demikian Tanto enggan menyimpulkan atau berasumsi apakah benda yang tertangkap dalam kameranya adalah Unidentified Flying Object (UFO). “Saya enggak tahu benda apa itu, tapi kemarin saya ambil waktu banyak polisi di lokasi,” ujar Tanto,”. Sementara itu, pemilik lahan H Muhammad Yasin menyerahkan penemuan pola misterius tersebut kepada pihak berwajib. Mengenai ganti rugi atau pun sebagainya masih memusyawarah keluarga besar. Hingga Senin 31 Januari 2011 siang, lokasi crop circle masih didatangi puluhan warga yang penasaran dengan pola misterius. Kasus ini masih ditangani Polres Magelang.

Crop Circle Magelang

Tidak ada tanda-tanda buatan manusia. Demikian hasil penyelidikan sementara Polres Magelang, terkait fenomena alam di Dusun Kumbangan, Desa Banyusari, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, yang disebut-sebut crop circle. Padi yang mulai menguning di sawah H Yasin sebagian ambruk, namun anehnya padi yang ambruk itu membentuk pola seperti crop circle, seperti yang terjadi di Jogomangsan, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, DIY. Fenomena itu menggemparkan warga dan menjadi tontonan.





“Kami telah melakukan penyelidikan di lokasi, mengukur berapa besaran lingkaran. Kami juga memasang garis polisi di sekitar lokasi,” kata Kasatreskrim Polres Magelang AKP Slamet Riyadi. Hasil penyelidikan sementara, belum ditemukan tanda-tanda buatan manusia. Polanya juga terlihat lebih sederhana, berupa lima lingkaran yang berdiameter berbeda-beda. Lingkaran paling besar di tengah dan yang lainnya hampir sama besarannya. [ Sholahuddin Al-Ahmed / CN16 / JBSM - Puji Hartono /RCTI/ton – modf. ]





Monday, 24 January 2011

Crop Circle Asli Pakai Teknologi Pemanasan



Jakarta - Simbol yang terbentuk di areal persawahan Berbah, Sleman, Yogyakarta masih penuh misteri. Kuat dugaan, simbol itu buatan manusia. Namun untuk memastikan, dapat dilihat dari teknik yang digunakan untuk merobohkan batang-batang padi di sawah itu.

Ketua Komunitas UFO Indonesia (UFO-Indonesian Community), Michael Gumelar mengatakan, jika bulatan itu benar-benar crop circle, teknologi yang dipakai adalah teknologi pemanasan.
Hasil teknologi pemanasan ini sangat rapih, berbeda dengan buatan manusia yang biasanya terlihat dari ketinggian padi yang tidak rata.

"Yang asli itu dengan teknik pemanasan tinggi, di satu titik sama semua," kata Michael dalam perbincangan dengan detikcom, di Jakarta, Senin (24/1/2011).

Menurut Michael, teknologi semacam itu belum bisa dilakukan manusia di bumi. "Itu seperti sudah ter-computerized, tidak bisa dilakukan manusia di bumi," kata pria yang juga pengajar di Universitas Multimedia Nusantara ini.

Dia menjelaskan, teknologi pemanasan yang menjadi dasar pembuktian keaslian crop circle sudah ada panduannya dari para peneliiti di luar negeri. "Guadiance itu sudah berdasarkan riset," kata pria yang percaya ada kehidupan lain di luar bumi ini.

Seperti diberitakan, sebuah lingkaran menyerupai crop circle terbentuk di atas tujuh hektar lahan persawahan di Dusun Jogomangsar, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, Yogyakarta.

Lingkaran 'UFO' yang dikenal sebagai crop circle ini menghebohkan warga sejak Minggu kemarin. Mereka heran melihat lingkaran simetris di sawah milik Ngadiran dkk, padahal lingkaran itu belum ada pada Sabtu (22/1) lalu.

Lingkaran itu terbentuk karena posisi padi rebah berputar ke arah kanan. Padi yang masih berdiri setinggi sekitar 60-70 cm, sedangkan yang rebah setinggi sekitar 50 cm. Lingkaran itu hingga kini masih misterius. Sejumlah ahli percaya crop circle itu buatan manusia.

(lrn/ken)
sumber detik

Polisi Tak Temukan Tanda Crop Circle di Sleman Buatan Manusia

Polisi belum bisa memastikan siapa yang membuat crop circle yang terbentuk di Berbah, Sleman. Namun kuat dugaan, bentuk lingkaran nan indah dan sungguh rapi itu bukan buatan manusia.



"Tidak ada tanda-tanda atau bekas-bekas yang menunjukkan bahwa ini buatan manusia. Lagi pula ini sangat rapi sekali," kata Kapolsek Berbah AKP I Made Muliawan saat berbincang dengan detikcom, Senin (24/1/2011).

Selain itu, tidak ada satupun keterangan warga sekitar yang menyebutkan ada aktivitas aneh di lokasi itu. Warga yang pergi ke areal persawahan pada Sabtu 22 Januari lalu, juga tidak melihat adanya hal yang ganjil.

"Warga juga tidak ada yang bilang soal ada orang di sekitar lokasi lingkaran ini," kata Muliawan.

Muliawan mengatakan, saat ini, polisi masih menjaga lokasi. Police line sudah dipasang untuk menjaga agar warga tidak mendekat dan memasuki area crop circle.

"Tapi kita belum memastikan ini buatan siapa yang penting kita jaga dulu lokasi agar tidak rusak, dan padi-padi yang siap panen juga tidak tambah rusak karena banyak yang menonton," kata Muliawan.

Seperti diberitakan, sebuah lingkaran menyerupai crop circle terbentuk di atas areal lahan persawahan di Dusun Jogomangsar, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, Yogyakarta.

Lingkaran 'UFO' yang dikenal sebagai crop circle ini menghebohkan warga sejak Minggu kemarin. Mereka heran melihat lingkaran simetris di sawah milik Ngadiran dkk, padahal lingkaran itu belum ada pada Sabtu (22/1) lalu.

Lingkaran itu terbentuk karena posisi padi rebah berputar ke arah kanan. Padi yang masih berdiri setinggi sekitar 60-70 cm, sedangkan yang rebah setinggi sekitar 50 cm. Lingkaran itu hingga kini masih misterius. Sejumlah ahli percaya crop circle itu buatan manusia. Hingga kini, tanda lingkarang geometris itu masih misterius. (ken/fay)

sumber: detik