Showing posts with label polisi. Show all posts
Showing posts with label polisi. Show all posts

Tuesday, 6 January 2015

Isap Ganja Sambil Main Gitar, Fariz RM Ditangkap Polisi


Penyanyi Fariz Rustam Munaf ditangkap oleh tim kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan pada Selasa (6/1/2015) pukul 02.00 WIB. Dia ditangkap terkait kasus narkoba.

"Kita lakukan penangkapan seseorang bernama Fariz RM, usia 56 tahun, di kediamannya," ujar Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Hando Wibowo di Mapolres Jakarta Selatan.

Hando mengatakan, saat ditangkap, Fariz sedang bermain gitar seorang diri. Lintingan ganja ditemukan di asbak yang berada di dekatnya. Fariz diduga sedang mengonsumsi ganja ketika ditangkap. Saat itu, keluarga Fariz diketahui masih terlelap tidur.

Tidak hanya ganja, polisi juga menemukan satu paket heroin di saku kanan Fariz dan juga alat isap sabu. Saat ini, Fariz sudah ditahan di Mapolres Metro Jakarta Selatan.

Hando mengatakan, pelantun tembang "Barcelona" ini dikenakan tiga pasal, yaitu Pasal 114 soal psikotropika, Pasal 111 soal kepemilikan ganja, dan Pasal 112 soal heroin dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Fariz RM terancam hukuman minimal 4 tahun penjara.

Hando mengatakan, penangkapan Fariz berdasarkan laporan dari masyarakat sekitar. "Ketika ditangkap, yang bersangkutan kooperatif dan tidak ada perlawanan," ujar Hando.
sumber: kompas.com

Wednesday, 20 June 2012

PENTING: Tips Terhindar dari Jebakan Narkoba Oknum Polisi

Tips Terhindar dari Jebakan Narkoba Oknum Polisi



Lagi-lagi muncul cerita jebakan narkoba yang dilakukan oknum polisi, seperti yang dialami Lita Stephanie. Pihak kepolisian memastikan, bila benar apa yang dialami Lita, oknum itu tidak akan ditolerir.

Polisi juga meminta masyarakat waspada menghadapi polisi yang berbuat seperti itu. Berikut tips dari Mabes Polri agar masyarakat terhindar dari apa yang disebut sebagai jebakan narkoba:




1. Masyarakat jangan panik, berbicara tenang, dan tanyakan identitas dan kesatuan pihak yang mengaku petugas itu.

2. Jangan menyentuh barang, obat, atau narkoba yang dituding sebagai milik korban.

3. Bila benar tidak memiliki narkoba, warga harus berani meminta tes urine kepada orang yang mengaku petugas itu

4. Laporkan petugas yang menjebak itu, ke propam dan petugas sentra kepolisian terdekat.

"Segera laporkan ke markas polisi terdekat," tegas Kabag Penum Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar kepada detikcom, Selasa (19/6/2012).

Kasus jebakan narkoba itu tengah ramai diperbincangkan di dunia maya. Adalah Sherlita Stephanie atau Lita yang melintas di kawasan Jalan Bangka sekitar pukul 01.30 WIB, Selasa (19/6). Pekerja di sebuah event organizer ini mengaku sejumlah petugas menghentikan kendaraan yang ditumpanginya bersama rekannya, Yasmin.

Entah bagaimana, dia tiba-tiba dituding memiliki obat-obatan yang disebut sebagai narkoba. Padahal dia bukan pemakai. Lita, bersama temannya baru pulang dari Kemang menuju kawasan Tebet dan melintas di daerah Bangka. Hampir 1 jam dia mengalami intimidasi, hingga akhirnya adiknya datang. Adiknya dengan terpaksa menyebut nama kenalannya di kepolisian. Hingga kemudian polisi melepaskan Lita dan Yasmin.

sumber

Monday, 18 June 2012

Kisah Lita Stephanie yg hampir dijebak razia narkoba - Ramai Diperbincangkan di Twitter


Kisah Lita Stephanie Ramai Diperbincangkan di Twitter


Obat yang digunakan polisi untuk menjebak Lita Stephanie (foto: Twitter/litastephanie)

Nama Lita Stephanie pagi ini tiba-tiba menjadi perbincangan di Twitter. Lewat akun @LitaStephanie, ia menceritakan pengalaman pahitnya tatkala hampir dijebak oleh oknum polisi atas kepemilikan narkoba. Seperti apa?

Kisah ini bermula pada suatu malam saat jam menunjukkan 01.30 pada Selasa dinihari (19/06/12). Lita Stephanie saat itu pulang dari Kemang dan melintas di kawasan Bangka. Dan di lokasi tersebut sedang ada razia kepolisian.

Kala itu Lita Stephanie bersama temannya, Yasmin, hendak menuju kawasan Tebet untuk pulang. Sebagai warga negara yang patuh ia kemudian mengikuti anjuran polisi untuk diperiksa. Saat itulah kejadian ini bermula.

Polisi kemudian berteriak dan mengaku menemukan pelbagai obat terlarang di mobil Lita Stephanie. Saat itu juga polisi memerintahkannya untuk membuka bagasi mobil. Setelah dibuka ternyata hanya ada kotak P3K dan beberapa obat-obatan ringan (obat pusing dan alergi).

Terjadi perdebatan sengit antara Lita Stephanie dan polisi. Mereka meminta untuk tes urine dan darah serta pemeriksaan obat tersebut di apotek terdekat namun polisi tetap kekeh jika obat yang mereka temukan adalah narkoba.

    “Kita dibentak-bentak juga, seperti tertuduh, padahal itu obat alergi. Dan obat yang ditemukan polisi itu bukan punya kita,” ujar Lita Stephanie, seperti dikutip dari Detik, Selasa (19/06/12).

Peristiwa ini akhirnya mereda ketika adik Lita Stephanie datang dan mengaku punya kenalan perwira tinggi di Polda Metro Jaya. Dan polisi tersebut akhirnya luluh dan enggan untuk meneruskan kasus ini.

Memang tak menjadi trending topic namun nama Lita Stephanie ramai diperbincangkan di linimasa. Ia mendapat sambutan positif dan dukungan terkait pengalaman tersebut.

Dan lewat akun Twitter-nya, Lita Stepanie memberikan tips serta saran bilamana tweep mengalami peristiwa serupa.

sumber:

Monday, 24 January 2011

Crop Circle Asli Pakai Teknologi Pemanasan



Jakarta - Simbol yang terbentuk di areal persawahan Berbah, Sleman, Yogyakarta masih penuh misteri. Kuat dugaan, simbol itu buatan manusia. Namun untuk memastikan, dapat dilihat dari teknik yang digunakan untuk merobohkan batang-batang padi di sawah itu.

Ketua Komunitas UFO Indonesia (UFO-Indonesian Community), Michael Gumelar mengatakan, jika bulatan itu benar-benar crop circle, teknologi yang dipakai adalah teknologi pemanasan.
Hasil teknologi pemanasan ini sangat rapih, berbeda dengan buatan manusia yang biasanya terlihat dari ketinggian padi yang tidak rata.

"Yang asli itu dengan teknik pemanasan tinggi, di satu titik sama semua," kata Michael dalam perbincangan dengan detikcom, di Jakarta, Senin (24/1/2011).

Menurut Michael, teknologi semacam itu belum bisa dilakukan manusia di bumi. "Itu seperti sudah ter-computerized, tidak bisa dilakukan manusia di bumi," kata pria yang juga pengajar di Universitas Multimedia Nusantara ini.

Dia menjelaskan, teknologi pemanasan yang menjadi dasar pembuktian keaslian crop circle sudah ada panduannya dari para peneliiti di luar negeri. "Guadiance itu sudah berdasarkan riset," kata pria yang percaya ada kehidupan lain di luar bumi ini.

Seperti diberitakan, sebuah lingkaran menyerupai crop circle terbentuk di atas tujuh hektar lahan persawahan di Dusun Jogomangsar, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, Yogyakarta.

Lingkaran 'UFO' yang dikenal sebagai crop circle ini menghebohkan warga sejak Minggu kemarin. Mereka heran melihat lingkaran simetris di sawah milik Ngadiran dkk, padahal lingkaran itu belum ada pada Sabtu (22/1) lalu.

Lingkaran itu terbentuk karena posisi padi rebah berputar ke arah kanan. Padi yang masih berdiri setinggi sekitar 60-70 cm, sedangkan yang rebah setinggi sekitar 50 cm. Lingkaran itu hingga kini masih misterius. Sejumlah ahli percaya crop circle itu buatan manusia.

(lrn/ken)
sumber detik

Polisi Tak Temukan Tanda Crop Circle di Sleman Buatan Manusia

Polisi belum bisa memastikan siapa yang membuat crop circle yang terbentuk di Berbah, Sleman. Namun kuat dugaan, bentuk lingkaran nan indah dan sungguh rapi itu bukan buatan manusia.



"Tidak ada tanda-tanda atau bekas-bekas yang menunjukkan bahwa ini buatan manusia. Lagi pula ini sangat rapi sekali," kata Kapolsek Berbah AKP I Made Muliawan saat berbincang dengan detikcom, Senin (24/1/2011).

Selain itu, tidak ada satupun keterangan warga sekitar yang menyebutkan ada aktivitas aneh di lokasi itu. Warga yang pergi ke areal persawahan pada Sabtu 22 Januari lalu, juga tidak melihat adanya hal yang ganjil.

"Warga juga tidak ada yang bilang soal ada orang di sekitar lokasi lingkaran ini," kata Muliawan.

Muliawan mengatakan, saat ini, polisi masih menjaga lokasi. Police line sudah dipasang untuk menjaga agar warga tidak mendekat dan memasuki area crop circle.

"Tapi kita belum memastikan ini buatan siapa yang penting kita jaga dulu lokasi agar tidak rusak, dan padi-padi yang siap panen juga tidak tambah rusak karena banyak yang menonton," kata Muliawan.

Seperti diberitakan, sebuah lingkaran menyerupai crop circle terbentuk di atas areal lahan persawahan di Dusun Jogomangsar, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, Yogyakarta.

Lingkaran 'UFO' yang dikenal sebagai crop circle ini menghebohkan warga sejak Minggu kemarin. Mereka heran melihat lingkaran simetris di sawah milik Ngadiran dkk, padahal lingkaran itu belum ada pada Sabtu (22/1) lalu.

Lingkaran itu terbentuk karena posisi padi rebah berputar ke arah kanan. Padi yang masih berdiri setinggi sekitar 60-70 cm, sedangkan yang rebah setinggi sekitar 50 cm. Lingkaran itu hingga kini masih misterius. Sejumlah ahli percaya crop circle itu buatan manusia. Hingga kini, tanda lingkarang geometris itu masih misterius. (ken/fay)

sumber: detik

Monday, 29 November 2010

[HOT] Polisi Temukan Banyak Wanita Lain di Laptop Ariel


INILAH.COM, Jakarta - Polisi menemukan banyak wanita lain dalam laptop video yang disita dari Ariel. Namun polisi belum mau mengumumkan siapa saja wanita-wanita itu. Informasi ini seperti membenarkan informasi yang diperoleh Inilah.Com bahwa ada puluhan wanita dan empat pria beradegan mesum dengan Ariel.

"Kita masih melakukan analisis, kan gambarnya macam-macam ada wanita lain. Dari hasil analisis nanti akan kita sampaikan," kata Kabareskrim Mabes Polri Komjen Polisi Ito Sumardi, Rabu.

Ito mengatakan, polisi saat ini sedang melakukan penyelidikan secara ilmiah terhadap laptop dan hardisk eksternal yang berhasil mereka sita. "Kita dapatkan dari seseorang alat buktinya,” katanya.

Menurutnya, untuk menghadapi orang yang tidak mengaku itu harus dilakukan pencarian bukti. "Kalau orang tidak mengaku kita harus cari buktinya. Mencari itu butuh waktu," tambahnya.

Ito menjelaskan, polisi tidak melihat bagaimana perbuatan yang dilakukan di dalam video tersebut.

"Kita bukan melihat bagaimana perbuatan dia, tapi sekarang bagaimana barang bisa menyebar pada masyarakat," tandasnya.



Inilah.Com sebelumnya mendapat informasi bahwa ada puluhan wanita yang beradegan ranjang dengan Ariel. Selain itu ada juga empat atau lima pria yang melakukan hal yang sama. [wdh]
sumber: http://www.inilah.com/news/read/poli...-laptop-ariel/

Monday, 8 November 2010

Kalau Bukan Gayus, Lalu Siapa yang Nonton Tenis di Bali?

Jakarta - Pengacara Gayus Tambunan, Adnan Buyung Nasution menyatakan kabar seputar beredarnya Gayus keluar tahanan hanya kabar burung saja. Selaku pengacara dia tidak tahu, namun kalaupun Gayus keluar dari tahanan itu sepenuhnya wilayah kepolisian.

"Tentu saja yg bertanggung jawab adalah yang menahan dong. Kan ada rumah tahanan polisi. Polisi berarti yang harus menjelaskan kepada pers kalau itu betul," kata Buyung di sela-sela sidang Gayus di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Senin (8/11/2010).

Menurut Buyung, sepanjang sepengetahuan dia, Gayus selama ini tidak melakukan aktivitas yang mencurigakan, dalam artian tidak berbuat macam-macam pergi ke luar tahanan.

"Kalau pun ada yang terjadi hal yang serupa itu, itu di luar pengetahuan sidang, juga di luar sepengatahuan pembela, jaksa maupun hakim," kata terang Buyung.

Buyung mengaku, Gayus sering sakit tetapi tidak mengetahui persis seberapa parah sakitnya.

"Emang dia sakit-sakitan, tapi biasalah kita tidak tahu sampai sejauh mana dia sakit ataukah dia panggil dokter, dibawa ke rumah sakit saya gak tahu," timpal Adnan Buyung.

Sementara isu Gayus menonton tenis di Bali, Buyung mengaku tidak tahu menahu. Hubungan dia dengan Gayus, imbuhnya, sebatas waktu sidang.

"Saya tidak tahu. Saya tidak ke sana. Soalnya kami biasa bertemu dipersidangan, dibawa jaksa ke sini, tapi ditempat tahanan kami jarang. Jadi sebelum sidang, dari tahanan dibawa kepersidangan lalu kami bertemu di sini," tutur Buyung.

Polisi sudah melakukan pemeriksaan terkait keluarnya Gayus dari tahanan. Tercatat ada 8 polisi yang diperiksa Propam termasuk Kepala Rutan Bareskrim.

Sedang terkait foto mirip Gayus di Bali, foto itu diambil salah satunya oleh wartawan Kompas Agus Susanto pada Jumat (5/11) malam. Pria mirip Gayus itu tengah menonton pertandingan tenis wanita. Saat dikonfirmasi foto itu Gayus membantah kalau itu dirinya.

Saturday, 6 November 2010

Dicakar Jupe, Dewi Persik Lapor Polisi

Dicakar Jupe, Dewi Persik Lapor Polisi
Pebriansyah Ariefana - detikhot

Gambar
Jupe (Rachman H/detikhot)
Jakarta Dewi Persik dan Julia Perez melakoni adegan cakar-cakaran di film 'Arwah Goyang Karawang'. Namun Dewi melaporkan Jupe ke polisi.

Jupe telah mengetahui dirinya dilaporkan Dewi ke kantor polisi. Namun Jupe tidak mau ambil pusing dengan masalah tersebut. Menurutkan kejadian cakar-cakaran tersebut hanya untuk keperluan adegan.

"Ini adegan, kalau memang dia melaporkan ke polisi ya silahkan. Kita sama-sama terluka kok," ujar Jupe ketika berbincang dengan detikhot via ponselnya, Sabtu (6/11/2010).

Bintang film 'Hantu Jamu Gendong' tersebut ingin semuanya baik-baik saja. Namun jika masalah harus diproses secara hukum, Jupe siap menghadirkan bukti-bukti.

"Saya juga sudah tidak aneh dengan kelakuan Depe (Dewi) seperti itu. Dia sering kok bermasalah dengan pembantunya, manajernya. Unjung-ujungnya beakhir di pengadilan. Dia itu sepertinya pengen diekspose terus. Kayaknya dia senang masuk infotainmen. Seperti tidak ada kerjaan saja," tutur Jupe.

(yla/yla)
sumber: detik

Thursday, 4 November 2010

Uang Dicuri, Ayu Azhari Laporkan Anak ke Polisi Ayu Azhari melaporkan ke polisi anak dari pernikahannya dengan Teemu Yusuf Ibrahim, Sean Azad. Sean di

Memang buah ga jatuh jauh dari pohonnya.... belajarlah dari kisah ini !


                     Ayu Azhari (Foto:Tomi Tresnady/okezone)
Ayu Azhari (Foto:Tomi Tresnady/okezone)

JAKARTA - Ayu Azhari melaporkan ke polisi anak dari pernikahannya dengan Teemu Yusuf Ibrahim, Sean Azad. Sean dituduh mencuri uang Ayu sebesar USD50 ribu.

Ditemani suaminya, Mike Tramp, Ayu melapor ke Polres Jakarta Selatan, Kamis (4/11/2010) subuh. Ditemui wartawan, Mike tidak mau memaparkan maksud kedatangnya ke Polres Jakarta Selatan. "I am just visiting," kata Mike.

Sambil menggendong anak bungsu dari pernikahan dengan Ayu, Leon, Mike melangkah masuk ke mobil Toyota Alphard warna hitam bernopol B 99 IF.

Menurut kabar yang beredar, pada Rabu, 3 November sore, Ayu sudah datang ke Polres untuk melaporkan kehilangan uang. Setelah dilakukan pengembangan, tuduhan pelaku pencurian mengarah kepada Sean.

Soal pelaporannya, Ayu sendiri enggan berkomentar banyak. Dia cuma menyebutkan bahwa tindakan melaporkan darah dagingnya itu sebagai bagian dari pendidikan terhadap anak.

"Saya sebagai warga negara yang baik, ini bagian dari membina dan mendidik anak saya untuk minta bantuan kepada polisi," ujar Ayu.

Kakak kandung Sarah Azhari itu menegaskan, pelaporan kepada polisi bukan dengan maksud mempermalukan anak. "Ini bagian dari edukasi anak, mendidik dan membina anak," kilahnya.

sumber: yahoo